Hal yang Harus diperhatikan Dalam Pembutan Aplikasi

  1. Fokus pada Tujuan Utama

    Ketika kamu merasa punya sebuah ide brilian, akan terasa begitu menggoda untuk mulai membuat aplikasi mobile secepat mungkin. Namun sebelum sampai di sana, coba definisikan dan rancang dulu secara jelas, model bisnis aplikasi tersebut akan seperti apa. Sebuah platform model bisnis, yang memfasilitasi pertukaran antara dua kelompok yang saling bergantung, bisa jadi salah satu opsi terbaik. Uber, Airbnb, Snapchat, YouTube, dan banyak nama-nama besar lainnya, bisa menjadi contoh.Langkah berikutnya adalah merinci apa fungsi utama dan interaksi inti dalam aplikasi yang akan kamu buat. Apa nilai lebih yang ditawarkan kepada pengguna? Jangan sampai platform kamu tidak memiliki fokus. Lihat kiprah Uber, yang menghubungkan supir dengan pengendara. Airbnb yang menghubungkan penyewa dengan penyedia penginapan. Instagram sebagai media sosial yang memfasilitasi berbagi gambar indah secara mudah dan cepat. Platform tersebut melakukan satu hal dengan baik, dan fokus pada fungsi utama dan interaksi inti mereka, sebelum memfasilitasi fungsi dan interaksi lainnya.
  2. Membuat Strategi
    Setelah fokus pada ide utama aplikasi dan telah melakukan riset, selanjutnya adalah saatnya mulai meletakkan perencanaan. Di sinilah idemu mulai menjadi produk nyata.

    Sebagai permulaan, sangat penting untuk memahami perbedaan antara UX dan UI. UX berkonsentrasi pada User Experience, alias merancang kebutuhan pengguna dan memahami apa-apa saja yang diperlukan, terkait produk atau layanan dalam aplikasi tersebut untuk mencapai tujuan. UI sendiri alias User Interface, lebih difokuskan pada kegunaan laman antarmuka, yang ditentukan oleh kemudahan, kesenangan, dan efisiensi saat digunakan

    Baca Juga : Hal yang harus diperhatikan dalam membuat web design

  3. Mencari ide untuk kembangkan rencana
    Segera cari vendor atau perusahaan pengembang (developer) aplikasi mobile untuk mewujudkan ide dan rencana aplikasimu. Namun satu hal yang perlu diingat, bahwa antara kualitas ‘bagus’, ‘cepat’, dan ‘murah’, biasanya kamu hanya bisa memilih dua, dan tidak bisa mendapatkan ketiganya secara bersamaan. Sesuaikan semuanya dengan tujuan, kebutuhan, dan anggaranmu.

    Pengembangan aplikasi bukanlah proses instan, setidaknya membutuhkan kisaran 12-20 minggu. Kamu akan bekerja sama erat dengan tim pengembangan dalam waktu yang cukup lama, oleh karena itu pilihlah orang-orang yang kamu rasa nyaman dalam membangun hubungan dan kerja sama. Cari vendor atau pengembang, dari referensi sesama pebisnis, atau mungkin situs-situs penyedia jasa pekerja lepas. Akan lebih baik jika pengembang tersebut memiliki keahlian juga dalam model bisnis aplikasi mobile.

  4. Melakukan Uji Coba
    Saat pengerjaan aplikasimu hampir selesai, lakukan uji coba beta untuk melihat bagaimana hasil produksi yang ada. Lihat apakah UX aplikasi tersebut hidup dan tujuannya sampai sesuai harapan. Jika tidak, kamu dan vendor pengembang harus mencari cara untuk menyesuaikan produk. Tidak ada gunanya melanjutkan coding, kecuali kamu yakin itu memenuhi preferensi pengguna. Sangat penting untuk memiliki aplikasi yang telah benar-benar diuji, sebelum kamu meluncurkannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *