Cara Agar Desain Karakter Animasi Digemari

Desain Grafis adalah salah satu bentuk seni terapan yang mengkomunikasikan pesan, informasi, ide, konsep, atau ajakan menggunakan bahasa visual. Penerapan desain grafis umumnya ada di dalam dunia periklanan, perfilman, broadcasting, branding, profil perusahaan, dan lain-lain. Desain grafis juga merupakan pemecahan masalah atau solusi komunikasi yang dilakukan desainer untuk memecahkan masalah klien. Desain grafis mencakup keterampilan mengolah visual, yang didalamnya termasuk tipografi, ilustrasi, fotografi, olah digital, dan layout. Seorang desainer dituntut memiliki kepekaan terhadap fenomena yang terjadi di sekitar lingkungan, agar karya yang diciptakan mampu memecahkan sebuah masalah yang ada.

Hasil gambar untuk desain dan animasi

Animasi sendiri memiliki arti sebagai seni memanipulasi gambar menjadi seolah-olah hidup dan bergerak. Animasi juga merupakan sekupulan beberapa gambar yang dirangkai, dengan pergerakan yang cepat dan berkelanjutan atau terus-menerus memiliki hubungan antara satu dengan yang lainnya.

Salah satu yang paling memusingkan saat akan membuat sebuah animasi adalah desain karakter. Kamu dipastikan akan berpikir keras desain karakter animasi seperti apa yang akan kamu buat, yang bukan hanya sesuai dengan imajinasimu saja, tapi juga menarik bagi penonton.

  1. Cool vs Cute
    Secara umum desain karakter animasi dapat dibedakan menjadi dua tipe karakter animasi besar: cute dan cool. Kamu bisa membuat desain karakter animasi kamu populer di kalangan wanita dan anak-anak dengan membuat tampilan yang sangat lucu, atau populer dikalangan pria dengan tampilan yang super keren. Keduanya bisa dipertimbangkan, tergantung desain karakter animasi seperti apa yang ingin kamu buat. Sesuaikan pula dengan konsep animasinya.
  2. Ciri-ciri Fisik yang “Lebay”
    Desain karakter animasi yang terlalu plain alias biasa banget tidak akan menjadi daya tarik dalam suatu animasi. Tapi, kamu bisa membuatnya terlihat menarik dengan cara melebih-lebihkan ciri-ciri fisiknya. Misalnya, apabila kamu membuat desain karakter animasi Hercules, buat ototnya 5x lebih besar dibandingkan dengan binaragawan pada umumnya. Faktanya, semakin terlihat fiktif karakter tersebut, akan semakin mudah penonton mengenalinya dan semakin mudah pula karakter tersebut melekat di pikiran hati penontonnya.

    Baca Juga : Jenis -jenis Software

  3. Ekspresi Wajah yang Luar Biasa
    Selain ciri-ciri fisik, kamu bisa melebih-lebihkan ekspresi wajahnya saat mengekspresikan perasaannya. Apabila kamu membuat adegan sedih, buat ekspresi wajahnya berlebihan, misalnya dengan air mata yang terlalu deras dan hal-hal lain yang bisa membuat ekspresinya menarik. Kalau tidak ingin membuat wajahnya menjadi lebay, kamu bisa buat ekspresinya sedemikian rupa hingga perasaan karakter animasi tersebut bisa sampai ke penonton pada tiap adegannya dan penonton dapat ikut larut dalam adegan tersebut.
  4. Properti dan Aksesoris yang Unik
    Wajah dan ciri-ciri fisik desain karakter animasi kamu terlihat biasa saja? Buat properti dan aksesorisnya terlihat luar biasa. Hal ini terbukti ampuh dalam membuat suatu karakter animasi terlihat menonjol dibanding ribuan karakter animasi lainnya. Sebut saja Jedi dari Star Wars dengan lightsaber nya, atau Minnie Mouse dengan pita ekstra besar di kepalanya. Aksesoris dan properti desain karakter animasi kamu akan menjadi ciri khusus yang melekat dan sulit dipisahkan dari karakter animasi kamu, sehingga penonton akan mudah mengingat karakter animasi kamu bahkan hanya dengan melihat aksesoris mereka saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *